Langsung ke konten utama

Komunikasi Produktif Hari 10 - Virtual Produktif

Salah satu poin dari komunikasi produktif yang sangat melekat di pikiran saya adalah mengenai cross check dan jangan berasumsi dalam berkomunikasi. Karena ketika kita sudah berasumsi dan tidak mengkonfirmasi, maka informasi yang kedepannya akan kita sampaikan lagi ke orang lain bisa jadi salah.
Pagi hari tadi ketika saya dan teman saya sedang berkomunikasi via whatsapp membicarakan tawaran pekerjaan dia yang baru, dia banyak menggunakan kata 'kayaknya', seperti 

"kayaknya gajinya sekian deh"
"kayaknya ngga dapet uang makan deh"
"kayaknya naik gojek bakal segini deh"
dsb.

Dan aku langsung teringat materi komunikasi produktif! Aha! dan kemudian aku balas

"Mending jangan banyak asumsi deh, tanyain aja ke recruiter nya langsung biar jelas"

Ta-daaaa! Karena terlalu banyak kayaknya itu menandakan kita belum yakin dengan informasi yang kita dapatkan, bisa jadi nanti dia malah menolak pekerjaan tersebut hanya berdasarkan ''kayaknya..'' Padahal bisa jadi informasi tersebut salah. Maka, saya jadi semakin yakin bahwa konfirmasi informasi itu sangat penting! Mari kita hindari kata-kata ''kayaknya..'' dan mari banyak mengkonfirmasi agar tidak missed komunikasi :))


Komentar

Postingan populer dari blog ini

20 tahun kemudian

siapa yang nggak inget tugas bahasa Indonesia dari Ustadzah Tati tentang cerita kamu 20 tahun ke depan? semua angkatan 7 nurul fikri boarding school pasti inget deh, soalnya tugasnya lucu banget, seorang bocah smp harus mengarang bagaimana hidupnya di 20 tahun ke depan, dan this is it, ini dia. (kalau ga salah ini lagi ada tugas tentang imbuhan deh atau kata sifat gitu, jadi pemakaian kata sifatnya agak lebai) Kamis, 11 Mei 2006 20 Tahun Kemudian (umur 33 , tahun 2026) Alhamdulillah, aku seorang dokter anak, yang membuka praktek di rumah. Telah menikah dengan seorang ikhwan yang telah mendapat hidayah dari Allah beberapa tahun lalu sebelum kami menikah. Aku menikah pada saat umur 23 tahun, sebenarnya aku ingin menikah pada umur 25 tahun, namun ya...sudah ada yang melamar, mau diapain lagi? Ok, sebuah rumah mungil nan indah adalah tempat tinggalku bersama dengan seorang suami yang berinisial "F" dan kedua orang anak perempuan dan lak-laki. Yang perempuan bernama L...

17 years of Love Song

Apa yang muncul di benak lo pas baca title itu ? hahhaa pasti sesuatu yang romantis deh #soktau hahhaa jadi sebenernya ini tuh judul novel, pengarangnya sama kayak pengarang Summer Breeze (pasti tau lah). sebenernya dari cover luarnya tuh udah keliatan sendu banget gitu, gue liat novel ini waktu di stand nya puspa swara di islamic book fair kemaren, akhirnya gue beli lah ini buku dan ternyataa.. jreeng jreeng jreeeng.... gue nangis baca buku nya. sedih banget asal lo tau, sebenernya nggak tebel bukunya, tapi entah kenapa kayaknya tuh panjang banget ceritanya, dan lama, dan gue sangat terbawa sama ceritanya, sedih banget, gue sampe nangis terus sampe keinget-inget sama novel ini, aduuh emang lebai banget, tapi ya itu lah haha. jadi sinopsisnya gini... --Ada seorang anak laki-laki, namanya Leo, dia pindah ke kampung sama ibunya dari Jakarta, soalnya Orang Tuanya abis bercerai dan dia ikut ibunya pulang ke kampung halamannya di purwakarta, ini ceritanya setting tahun 91-an . terusnya , di...