Langsung ke konten utama

Gender dan Seks?

Pengalaman pertama kuliah online tapi disuruh bikin presentasi sekelompok hahaha kebetulan kemarin saya kebagian menjadi presenternya dan menarik sekali diskusi di kelompok juga seru, kemudian mengunakan teknologi Google Slides untuk bahu membahu membuat slide PPT nya hihi.

Materi pertama tentang Fitrah Seksualitas Anak adalah pengenalan perbedaan gender dan seks, biasanya kita menganggap gender dan seks itu sama saja, padahal sebenarnya itu dua istilah yang berbeda. Gender akan dikaitkan dengan perilaku yang dapat dibentuk oleh sosial, sedangkan seks adalah jenis kelamin berdasarkan biologisnya.

Setelah mengetahui apa itu gender dan seks, kami mulai membahas terkait perbedaan hormon pada perempuan dan laki-laki, kemudian karakteristik yang membedakannya terkait dengan hormon yang ada. Hal yang menarik adalah fakta-fakta di lapangan saat ini terkait gender dan seks dan paradigma terdahulu yang menari untuk dibahas, seperti apakah perlu membedakan gender bedasarkan warna biru dan pink? Padahal saat ini warna tersebut sudah tidak relevan lagi untuk mengkotak-kotakan jenis kelamin. 

Seperti halnya juga terkait pengaruh hormon terhadap pembentukan karakter, bahwa sebenarnya pola pengasuhan dan lingkungan juga mempengaruhi dalam membentuk karakter seseorang, tidak mutlak dari hormon saja. 

Ada banyak yang bisa di highlight dari diskusi semalam di WAG, salah satunya ini :

Ada kutipan bagus dari buku karya Anis Manshur, "Perempuan dan laki-laki memiliki feature yang berbeda. Dan memang berbeda. Namun tidak menjatuhkan atau meninggikan salah satunya. Yang harus sama adalah kesempatan yang dimiliki keduanya"
Sekilas itu yang menjadi rangkuman dari diskusi pertama di WAG Bunsay Pra Nikah semalam! Cant wait into another discussion :D

Komentar

Postingan populer dari blog ini

19 Hari Lagi

Ya ampun ini blog jadi agak random wk maapin ((ya biarin aja lah ya)) Jiwa-jiwa fangirling bergejolak. Currently watching : Jadi ingin ke New York terus ga sengaja papasan sama artez korea. Thanks

Dokter dan Bahasa Awam

Halo, saya fina. hobi : pergi ke dokter. Sering banget loh pergi ke dokter, dan emang tingkat kepercayaanku sama dokter cukup tinggi, saya selalu percaya mereka lah perantara dari Allah untuk menyembuhkan kita -ya walaupun sebelumnya pasti kita akan melakukan self medication dulu, kalo nggak sembuh baru ke dokter-. setiap pergi ke dokter juga mayan excited, karena saya tau mereka pinter, dan yeah soon to be teman sejawat :)  Tapi, kemaren banget nih. pergi ke dokter di salah satu rumah sakit, dokter spesialis Gastrointestinal. Cerita detailnya panjang -ga juga sih-, tapi intinya : F : "Dok, kalau masuk angin gitu bagusnya sebenernya dikasih apa ya?" D : "Hmm saya sih nggak pernah tau istilah masuk angin ya, soalnya di buku-buku kedokteran juga nggak ada yang namanya masuk angin" terus langsung syok mayan sih, ceritanya kan saya orang awam dok,mana saya tau masuk angin di buku kedokteran apa? ya maksudnya kira-kira penyakit apa sih yang mungkin mun...

3 Hari Lagi

Aku sadar banget bahwa aku lebih memilih buat menulis daripada bicara. Mungkin seringkali karna ngga siap mendengar jawabannya kalau harus berbicara, kalau menulis kan banyak cara untuk "kabur" sebelum benar-benar siap membaca balasannya.