Langsung ke konten utama

Marketing Tidak Hanya Sekedar Jualan

Waktu kerja dulu, saya pernah berada di posisi Junior Product Manager. Bagian Marketing, katanya, tapi kenyataannya tetap melakukan pekerjaan sales dengan target sama-sama value sekian rupiah dalam satu bulan. Saat itu saya benar-benar blank tapi di sisi lain saya bersyukur juga pernah menduduki posisi itu karena dari situlah saya belajar banyak dan semakin sadar bahwa saya belum ada apa-apanya, maka dari itu saya ambil S2.

Oke, mari berlanjut kepada mata kuliah saya yaitu marketing. Dosennya menarik sekali hingga kami bisa tertawa terpingkal-pingkal mendengar jokesnya. Pastinya, saya belajar bahwa marketing itu tidak hanya creating sales. Tapi lebih dalam dari itu, mulai dari creating value, communicating dan delivering value. Intinya adalah bagaimana value itu sampai kepada customer.

Nah, itu lah poin yang selama ini juga saya selalu bingung melihatnya. Saya tidak pernah memikirkan value produk yang saya jual apa ya, bagaimana membuat sebuah value dari produk? hal-hal tersebutlah yang luput dari kerjaan saya terdahulu.

Tapi ketika saya mendengar dan hadir dalam kuliah marketing, saya jadi berpikir bahwa 'wah marketing ternyata seru juga dan tidak melulu tentang target' tapi di sisi lain ada art nya, ada seninya untuk bisa menggaet customer.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

19 Hari Lagi

Ya ampun ini blog jadi agak random wk maapin ((ya biarin aja lah ya)) Jiwa-jiwa fangirling bergejolak. Currently watching : Jadi ingin ke New York terus ga sengaja papasan sama artez korea. Thanks

Dokter dan Bahasa Awam

Halo, saya fina. hobi : pergi ke dokter. Sering banget loh pergi ke dokter, dan emang tingkat kepercayaanku sama dokter cukup tinggi, saya selalu percaya mereka lah perantara dari Allah untuk menyembuhkan kita -ya walaupun sebelumnya pasti kita akan melakukan self medication dulu, kalo nggak sembuh baru ke dokter-. setiap pergi ke dokter juga mayan excited, karena saya tau mereka pinter, dan yeah soon to be teman sejawat :)  Tapi, kemaren banget nih. pergi ke dokter di salah satu rumah sakit, dokter spesialis Gastrointestinal. Cerita detailnya panjang -ga juga sih-, tapi intinya : F : "Dok, kalau masuk angin gitu bagusnya sebenernya dikasih apa ya?" D : "Hmm saya sih nggak pernah tau istilah masuk angin ya, soalnya di buku-buku kedokteran juga nggak ada yang namanya masuk angin" terus langsung syok mayan sih, ceritanya kan saya orang awam dok,mana saya tau masuk angin di buku kedokteran apa? ya maksudnya kira-kira penyakit apa sih yang mungkin mun...

3 Hari Lagi

Aku sadar banget bahwa aku lebih memilih buat menulis daripada bicara. Mungkin seringkali karna ngga siap mendengar jawabannya kalau harus berbicara, kalau menulis kan banyak cara untuk "kabur" sebelum benar-benar siap membaca balasannya.