Langsung ke konten utama

Let's get to know each other

Dalam satu sesi pertemuan kami malam itu, kami disini merujuk pada saya dan teman saya, saya mengajaknya untuk berbicara dari hati ke hati (ew mungkin terdengar sangat romantis, tapi percaya lah ya tidak se romantis itu tapi boleh lah). Berbicara hal-hal serius dan saling mengenal satu sama lain.

Lalu apa yang membuat saya berbinar-binar atau semangat dalam menjalani aktivitas ini? Ketika merancang aktivitas ini, saya sangat excited. Saya tahu, saya senang sekali merancang acara dan membuat orang lain bahagia atas 'surprise-surprise' kecil yang saya berikan. Selain aktivitas menyiapkan acara ini, saya juga senang berbicara serius, berdiskusi mendalam, bertukar pandangan. Karena dengan bertukar pandangan saya jadi bisa melihat dunia ini lebih luas, melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda. 

Saya kira hal ini merupakan suatu tools untuk kita saling mengenal lebih dalam, karena harapannya tidak hanya sekedar tahu kamu suka makan ini, tapi tahu kenapa sih kamu suka makan ini. 

Saya pikir ini merupakan suatu keahlian saya yang mungkin bisa saya asah kedepannya. Keahlian apa? Ya, event organizer (?) atau konseling (?) atau berprofesi sebagai teman diskusi #loh.

Setidaknya, dalam level kali ini kan kita menggali potensi-potensi kita dan membuat kita sadar bahwa kita ini diciptakan sebagai bintang yang bersinar di bidangnya masing-masing, jadi percaya lah bahwa apa yang membuat kita semangat, berbinar-binar melakukannya, ketika kita tekuni bisa jadi suatu hal yang mungkin memang kita diciptakan Allah untuk menjadi ekspert di bidang tersebut.

Siapa tau?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

19 Hari Lagi

Ya ampun ini blog jadi agak random wk maapin ((ya biarin aja lah ya)) Jiwa-jiwa fangirling bergejolak. Currently watching : Jadi ingin ke New York terus ga sengaja papasan sama artez korea. Thanks

Dokter dan Bahasa Awam

Halo, saya fina. hobi : pergi ke dokter. Sering banget loh pergi ke dokter, dan emang tingkat kepercayaanku sama dokter cukup tinggi, saya selalu percaya mereka lah perantara dari Allah untuk menyembuhkan kita -ya walaupun sebelumnya pasti kita akan melakukan self medication dulu, kalo nggak sembuh baru ke dokter-. setiap pergi ke dokter juga mayan excited, karena saya tau mereka pinter, dan yeah soon to be teman sejawat :)  Tapi, kemaren banget nih. pergi ke dokter di salah satu rumah sakit, dokter spesialis Gastrointestinal. Cerita detailnya panjang -ga juga sih-, tapi intinya : F : "Dok, kalau masuk angin gitu bagusnya sebenernya dikasih apa ya?" D : "Hmm saya sih nggak pernah tau istilah masuk angin ya, soalnya di buku-buku kedokteran juga nggak ada yang namanya masuk angin" terus langsung syok mayan sih, ceritanya kan saya orang awam dok,mana saya tau masuk angin di buku kedokteran apa? ya maksudnya kira-kira penyakit apa sih yang mungkin mun...

3 Hari Lagi

Aku sadar banget bahwa aku lebih memilih buat menulis daripada bicara. Mungkin seringkali karna ngga siap mendengar jawabannya kalau harus berbicara, kalau menulis kan banyak cara untuk "kabur" sebelum benar-benar siap membaca balasannya.