Langsung ke konten utama

Let's get to know each other

Dalam satu sesi pertemuan kami malam itu, kami disini merujuk pada saya dan teman saya, saya mengajaknya untuk berbicara dari hati ke hati (ew mungkin terdengar sangat romantis, tapi percaya lah ya tidak se romantis itu tapi boleh lah). Berbicara hal-hal serius dan saling mengenal satu sama lain.

Lalu apa yang membuat saya berbinar-binar atau semangat dalam menjalani aktivitas ini? Ketika merancang aktivitas ini, saya sangat excited. Saya tahu, saya senang sekali merancang acara dan membuat orang lain bahagia atas 'surprise-surprise' kecil yang saya berikan. Selain aktivitas menyiapkan acara ini, saya juga senang berbicara serius, berdiskusi mendalam, bertukar pandangan. Karena dengan bertukar pandangan saya jadi bisa melihat dunia ini lebih luas, melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda. 

Saya kira hal ini merupakan suatu tools untuk kita saling mengenal lebih dalam, karena harapannya tidak hanya sekedar tahu kamu suka makan ini, tapi tahu kenapa sih kamu suka makan ini. 

Saya pikir ini merupakan suatu keahlian saya yang mungkin bisa saya asah kedepannya. Keahlian apa? Ya, event organizer (?) atau konseling (?) atau berprofesi sebagai teman diskusi #loh.

Setidaknya, dalam level kali ini kan kita menggali potensi-potensi kita dan membuat kita sadar bahwa kita ini diciptakan sebagai bintang yang bersinar di bidangnya masing-masing, jadi percaya lah bahwa apa yang membuat kita semangat, berbinar-binar melakukannya, ketika kita tekuni bisa jadi suatu hal yang mungkin memang kita diciptakan Allah untuk menjadi ekspert di bidang tersebut.

Siapa tau?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

20 tahun kemudian

siapa yang nggak inget tugas bahasa Indonesia dari Ustadzah Tati tentang cerita kamu 20 tahun ke depan? semua angkatan 7 nurul fikri boarding school pasti inget deh, soalnya tugasnya lucu banget, seorang bocah smp harus mengarang bagaimana hidupnya di 20 tahun ke depan, dan this is it, ini dia. (kalau ga salah ini lagi ada tugas tentang imbuhan deh atau kata sifat gitu, jadi pemakaian kata sifatnya agak lebai) Kamis, 11 Mei 2006 20 Tahun Kemudian (umur 33 , tahun 2026) Alhamdulillah, aku seorang dokter anak, yang membuka praktek di rumah. Telah menikah dengan seorang ikhwan yang telah mendapat hidayah dari Allah beberapa tahun lalu sebelum kami menikah. Aku menikah pada saat umur 23 tahun, sebenarnya aku ingin menikah pada umur 25 tahun, namun ya...sudah ada yang melamar, mau diapain lagi? Ok, sebuah rumah mungil nan indah adalah tempat tinggalku bersama dengan seorang suami yang berinisial "F" dan kedua orang anak perempuan dan lak-laki. Yang perempuan bernama L...

17 years of Love Song

Apa yang muncul di benak lo pas baca title itu ? hahhaa pasti sesuatu yang romantis deh #soktau hahhaa jadi sebenernya ini tuh judul novel, pengarangnya sama kayak pengarang Summer Breeze (pasti tau lah). sebenernya dari cover luarnya tuh udah keliatan sendu banget gitu, gue liat novel ini waktu di stand nya puspa swara di islamic book fair kemaren, akhirnya gue beli lah ini buku dan ternyataa.. jreeng jreeng jreeeng.... gue nangis baca buku nya. sedih banget asal lo tau, sebenernya nggak tebel bukunya, tapi entah kenapa kayaknya tuh panjang banget ceritanya, dan lama, dan gue sangat terbawa sama ceritanya, sedih banget, gue sampe nangis terus sampe keinget-inget sama novel ini, aduuh emang lebai banget, tapi ya itu lah haha. jadi sinopsisnya gini... --Ada seorang anak laki-laki, namanya Leo, dia pindah ke kampung sama ibunya dari Jakarta, soalnya Orang Tuanya abis bercerai dan dia ikut ibunya pulang ke kampung halamannya di purwakarta, ini ceritanya setting tahun 91-an . terusnya , di...