Langsung ke konten utama

Menulis, menulis, dan menulis part 2

Salah satu harapan dari level ini adalah, ketika kita menemukan suatu hal yang menjadi keahlian atau potensi kita, kita bisa menyusun strategi untuk mengasahnya. Nah, inilah salah satu cara saya untuk mengasah kemampuan menulis. Seperti pada postingan sebelum-sebelum dan sebelumnya, ketika saya bercerita bahwa saya senang menulis, dan IIP cukup memfasiliasi hobi saya tersebut, salah satu volunteer lain juga menawarkan harapan yang sama, yaitu caption writer untuk IG.

Setiap minggunya saya harus membaca buku yang menjadi acuan dalam membuat caption di IG. Hal ini membuat saya mau tidak mau membaca buku dan kemudian membuat caption se menarik dan se kreatif mungkin.

Hal ini membuat saya sadar bahwa ketika kita menulis dalam keadaan mood akan jauuuuh berbeda dengan ketika kita sedang tidak mood. Saya kemarin sedang mood dalam menulis caption sehingga bisa langsung selesai dalam 3 jam, tapi ketika saya sedang tidak mood, sepertinya 2 hari saja juga tidak cukup untuk bisa menulis tulisan yang ciamik.

Tapi mungkin peribahasa 'kita bisa karena biasa' juga bisa menjadi faktor seseorang mudah atau tidak dalam menuangkan pikirannya ke dalam tulisan. Sehingga setiap minggunya saya terus berlatih untuk membuat caption-caption edukatif tapi tetap menarik dan relate dengan followers. Cheers!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

19 Hari Lagi

Ya ampun ini blog jadi agak random wk maapin ((ya biarin aja lah ya)) Jiwa-jiwa fangirling bergejolak. Currently watching : Jadi ingin ke New York terus ga sengaja papasan sama artez korea. Thanks

Dokter dan Bahasa Awam

Halo, saya fina. hobi : pergi ke dokter. Sering banget loh pergi ke dokter, dan emang tingkat kepercayaanku sama dokter cukup tinggi, saya selalu percaya mereka lah perantara dari Allah untuk menyembuhkan kita -ya walaupun sebelumnya pasti kita akan melakukan self medication dulu, kalo nggak sembuh baru ke dokter-. setiap pergi ke dokter juga mayan excited, karena saya tau mereka pinter, dan yeah soon to be teman sejawat :)  Tapi, kemaren banget nih. pergi ke dokter di salah satu rumah sakit, dokter spesialis Gastrointestinal. Cerita detailnya panjang -ga juga sih-, tapi intinya : F : "Dok, kalau masuk angin gitu bagusnya sebenernya dikasih apa ya?" D : "Hmm saya sih nggak pernah tau istilah masuk angin ya, soalnya di buku-buku kedokteran juga nggak ada yang namanya masuk angin" terus langsung syok mayan sih, ceritanya kan saya orang awam dok,mana saya tau masuk angin di buku kedokteran apa? ya maksudnya kira-kira penyakit apa sih yang mungkin mun...

3 Hari Lagi

Aku sadar banget bahwa aku lebih memilih buat menulis daripada bicara. Mungkin seringkali karna ngga siap mendengar jawabannya kalau harus berbicara, kalau menulis kan banyak cara untuk "kabur" sebelum benar-benar siap membaca balasannya.