Langsung ke konten utama

Menulis, menulis, dan menulis part 2

Salah satu harapan dari level ini adalah, ketika kita menemukan suatu hal yang menjadi keahlian atau potensi kita, kita bisa menyusun strategi untuk mengasahnya. Nah, inilah salah satu cara saya untuk mengasah kemampuan menulis. Seperti pada postingan sebelum-sebelum dan sebelumnya, ketika saya bercerita bahwa saya senang menulis, dan IIP cukup memfasiliasi hobi saya tersebut, salah satu volunteer lain juga menawarkan harapan yang sama, yaitu caption writer untuk IG.

Setiap minggunya saya harus membaca buku yang menjadi acuan dalam membuat caption di IG. Hal ini membuat saya mau tidak mau membaca buku dan kemudian membuat caption se menarik dan se kreatif mungkin.

Hal ini membuat saya sadar bahwa ketika kita menulis dalam keadaan mood akan jauuuuh berbeda dengan ketika kita sedang tidak mood. Saya kemarin sedang mood dalam menulis caption sehingga bisa langsung selesai dalam 3 jam, tapi ketika saya sedang tidak mood, sepertinya 2 hari saja juga tidak cukup untuk bisa menulis tulisan yang ciamik.

Tapi mungkin peribahasa 'kita bisa karena biasa' juga bisa menjadi faktor seseorang mudah atau tidak dalam menuangkan pikirannya ke dalam tulisan. Sehingga setiap minggunya saya terus berlatih untuk membuat caption-caption edukatif tapi tetap menarik dan relate dengan followers. Cheers!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

19 Hari Lagi

Ya ampun ini blog jadi agak random wk maapin ((ya biarin aja lah ya)) Jiwa-jiwa fangirling bergejolak. Currently watching : Jadi ingin ke New York terus ga sengaja papasan sama artez korea. Thanks

3 Hari Lagi

Aku sadar banget bahwa aku lebih memilih buat menulis daripada bicara. Mungkin seringkali karna ngga siap mendengar jawabannya kalau harus berbicara, kalau menulis kan banyak cara untuk "kabur" sebelum benar-benar siap membaca balasannya. 

Matah Ati - ARIAH

ini baru pertama kalinya nonton pertunjukan orkestra macem begini. pertama kali tau matah ati juga gara-gara di pstk, kemudian tau kalau matah ati mau ngadain pertunjukan Ariah dalam rangka HUT DKI yang ke 486, karena ketetarikan saya akan budaya Indonesia -gaya banget- jadinya sangat berniat buat nonton, udah lama banget dari sebelum tiketnya dibuka. pas tiket box dibuka wah langsung buru-buru ngajak yang lain dan beli tiketnya!!  Dan pas dateng ke monas...... wow apalagi pas duduk di bangku penonton, walaupun duduk di kelas 2 tapi enak banget tetep keliatan kerenlah pokoknya. panggungnya, lightingnya, musiknya, tarinya, kostumnya, nyanyinya, wah semuanya keren banget lah. pagelaran pstk itb selama ini aja udah gue bilang keren hahaha #ups narsis. ya maksudnya itu emang super banget sih ga ngerti lagi, tapi sayang......... cuma 1,5 jam pagelaran bersihnya, dan akhirnya sad ending. bener sih kata orang ceritanya kurang greget aja, walaupun emang maininnya udah superb banget la...