Langsung ke konten utama

20 tahun kemudian

siapa yang nggak inget tugas bahasa Indonesia dari Ustadzah Tati tentang cerita kamu 20 tahun ke depan? semua angkatan 7 nurul fikri boarding school pasti inget deh, soalnya tugasnya lucu banget, seorang bocah smp harus mengarang bagaimana hidupnya di 20 tahun ke depan, dan this is it, ini dia. (kalau ga salah ini lagi ada tugas tentang imbuhan deh atau kata sifat gitu, jadi pemakaian kata sifatnya agak lebai)

Kamis, 11 Mei 2006

20 Tahun Kemudian
(umur 33 , tahun 2026)

Alhamdulillah, aku seorang dokter anak, yang membuka praktek di rumah. Telah menikah dengan seorang ikhwan yang telah mendapat hidayah dari Allah beberapa tahun lalu sebelum kami menikah. Aku menikah pada saat umur 23 tahun, sebenarnya aku ingin menikah pada umur 25 tahun, namun ya...sudah ada yang melamar, mau diapain lagi?

Ok, sebuah rumah mungil nan indah adalah tempat tinggalku bersama dengan seorang suami yang berinisial "F" dan kedua orang anak perempuan dan lak-laki. Yang perempuan bernama Lyssa, mukanya seputih aku, cantik secantik aku, dan pintar sepintar aku dan suamiku. Sedangkan yang lelaki bernama Thio, mukanya tidak seputih Lyssa namun ya seganteng ayahnya.

Arsitek, pekerjaan suamiku saat ini, aku bangga bisa punya suami seorang arsitek. Insya Allah suamikupun bangga punya istri seorang dokter anak. Alhamdulillah karena penghasilan yang cukup banyak kedua anakku bersekolah di High Scope International School. Walaupun tidak bernuansa islami, namun insya Allah les ngaji dan agama sore hari bisa menambah wawasan mereka.

Setiap pagi biasanya aku mengantar kedua anakku, kemudian pulang ke rumah untuk membereskan rumah. Selama mereka pergi, aku rapihkan rumah agar ketika mereka sudah kembali, rumah sudah bersih. Sepertinya tidak ada pasien untuk hari ini. Syukurlah jadi selama satu jam sebelum menjemput anak ku aku bisa sedikit menenangkan diri dengan tidur.

Ting..ting.. jamb bekerku berbunyi, sudah pukul 12.00, aku harus secepat kilat menjemput Thio, kalau Lyssa sudah berani naik jemputan. Aku berganti baju dan segera menuju sekolah Thio karena denkat dengan rumah.

Sore ini mas "F" kok belum pulang ya? pikirku. Anak-anak sedang menonton TV, biasanya mereka bersama ayahnya. Namun kemana mas "F" pergi? hatiku gundah sekali segundah istri yang menunggu kepulangan suaminya. Kucoba menenangan diri setenang air di sungai. Ku pencet tombol telepon suamiku. Sedang sibuk.

Sore-pun berganti malam, suamiku belum juga datang, anak-anak sudah terlelap. Segera ku berdzikir memohon kepada Allah agar menyelamatkan suamiku. Ketika aku diam, kudengar suara mobil menuju rumahku, kulihat keluar sebuah mobil mazda warna biru muda berada di depan rumahku. Aku bingung, siapa itu? ketika keluar seorang pemuda ganteng seganteng nabi Yusuf. Dan ternyata itu suamiku. Ia tersenyum melihatku. Ia berkata "ini hadiah untukmu. Selamat ulang tahun" sambil mencium keningku, aku tidak sadar bahwa hari ini aku berulang tahun. Setangkai bunga-pun mendarat di tanganku. Aku menangis terharu. "Terima kasih mas" Ini hari terindah selama hidupku.


Komentar

Hansya's mengatakan…
Seer, ya Ampuun. Tugas itu sesuatu banget yaaa hhe:)
SIN mengatakan…
Ammiinn...23 ya Fin, ditunggu, hahaha. Mas F banget..
Dwi Mustika Handayani mengatakan…
masih inget, kalo ga salah emang tugasnya ttg kata2 yang "seindah. setampan, sebesar" gitu gitu makanya banyak kata kaya gitu deh di tulisannya.
Erni Rismiyanti mengatakan…
Astaga mbak finaaa, haha hihi loh bacanya. Mas 'F' anak arsi banget ya? Ya ampun, tulisan gue sebocah ini gaksih dulu? hahaha
Unknown mengatakan…
lo udah sedramatis ini ya fin pas SMP.................

Postingan populer dari blog ini

BEDA ANTARA SUKA, CINTA DAN SAYANG

BEDA ANTARA SUKA, CINTA DAN SAYANG Dihadapan orang yang kau cintai, musim dingin berubah menjadi musim semi yang indah Dihadapan orang yang kau sukai, musim dingin tetap saja musim dingin hanya suasananya lebih indah sedikit Dihadapan orang yang kau cintai, jantungmu tiba tiba berdebar lebih cepat Dihadapan orang yang kau sukai, kau hanya merasa senang dan gembira saja Apabila engkau melihat kepada mata orang yang kau cintai, matamu berkaca-kaca Apabila engkau melihat kepada mata orang yang kau sukai, engkau hanya tersenyum saja