Langsung ke konten utama

Membuat Kopi Tubruk (?) - Memahami Gaya Belajar #9

Saya bukan penikmat sejati kopi. Ditambah lagi dengan riwayat memiliki sakit Maag, wah kopi bukan menjadi teman setia saya setiap hari. Saya menikmati kopi hanya kalau memang pengen atau kalau ingin begadang, tapi seringnya juga begadang ngga ditemenin apapun sih karena kalau udah adrenalinnya meningkat pasti tetep bisa bangun aja tanpa kopi.

Tapi kemarin ada yang menarik ketika sedang ada kumpul keluarga, tante saya membuat kopi tubruk ditambah susu dan enak bangeeeet! Saya yang jarang banget ikut nimbrung-nimbrung di dapur jadi kepo dan minta diajarin cara bikinnya!

Jadi, beginilah cara bikinnya, sambil tante saya menjelaskan, saya sambil praktek dan memperhatikan. 

Ada alat penyeduh kopinya ya, jadi bubuk kopi tubruk nya tinggal dimasukan ke dalam alatnya, dan alatnya diisi air, seperti sistem kukusan gitu. Kopi tubruknya cukup 2 sendok makan, kemudian panaskan sampai mendidih di atas kompor. Apabila sudah mendidih, angkat dan tuangkan ke dalam gelas, biasanya 2 sendok kopi itu bisa untuk 2 gelas. Biar lebih enak, satu gelas kopi ditambahkan dengan satu sachet susu Dancow full cream. Wah pas diseduh dan ditambah sedikit gula, jadi enak banget! Kayaknya sih ini faktor susu juga deh jadi enak haha dan faktor kopinya bukan kopi sachet yang terkadang kebanyakan gula haha.

Jadi, siapa yang mau saya buatin kopi nih? #lah


Komentar

Postingan populer dari blog ini

BEDA ANTARA SUKA, CINTA DAN SAYANG

BEDA ANTARA SUKA, CINTA DAN SAYANG Dihadapan orang yang kau cintai, musim dingin berubah menjadi musim semi yang indah Dihadapan orang yang kau sukai, musim dingin tetap saja musim dingin hanya suasananya lebih indah sedikit Dihadapan orang yang kau cintai, jantungmu tiba tiba berdebar lebih cepat Dihadapan orang yang kau sukai, kau hanya merasa senang dan gembira saja Apabila engkau melihat kepada mata orang yang kau cintai, matamu berkaca-kaca Apabila engkau melihat kepada mata orang yang kau sukai, engkau hanya tersenyum saja

20 tahun kemudian

siapa yang nggak inget tugas bahasa Indonesia dari Ustadzah Tati tentang cerita kamu 20 tahun ke depan? semua angkatan 7 nurul fikri boarding school pasti inget deh, soalnya tugasnya lucu banget, seorang bocah smp harus mengarang bagaimana hidupnya di 20 tahun ke depan, dan this is it, ini dia. (kalau ga salah ini lagi ada tugas tentang imbuhan deh atau kata sifat gitu, jadi pemakaian kata sifatnya agak lebai) Kamis, 11 Mei 2006 20 Tahun Kemudian (umur 33 , tahun 2026) Alhamdulillah, aku seorang dokter anak, yang membuka praktek di rumah. Telah menikah dengan seorang ikhwan yang telah mendapat hidayah dari Allah beberapa tahun lalu sebelum kami menikah. Aku menikah pada saat umur 23 tahun, sebenarnya aku ingin menikah pada umur 25 tahun, namun ya...sudah ada yang melamar, mau diapain lagi? Ok, sebuah rumah mungil nan indah adalah tempat tinggalku bersama dengan seorang suami yang berinisial "F" dan kedua orang anak perempuan dan lak-laki. Yang perempuan bernama L...