Langsung ke konten utama

Proyek 1 - Lari Pagi di UI

Alhamdulillaaah berhasil juga melewati kemageran bangun di pagi hari buat lari pagi.

Rencana awal :
Bangun jam 5 (karena kebetulan kami berdua sedang tidak sholat)
Berangkat ke UI jam 05.30
Lari pagi sampai jam 8 kemudian sarapan

Aktualisasi :
Bangun jam 6 (haha ini juga setelah beberapa kali matiin alarm, padahal udah dibangunin juga dari stengah 5 tapi tidur lagi :))) )
Berangkat ke UI jam 06.30
Lari pagi sampai jam 08.30 (aktualisasinya ngga lari sih tapi jogging keliling UI, ya lumayan lah 3K )

Ya beginilah kira-kira dokumentasi muka belum mandi dan kemudian lari bersama di pagi hari!


Sampai jumpa di Rancangan Proyek selanjutnyaaa!

#GameLevel3
#FriendshipProject

Komentar

Postingan populer dari blog ini

19 Hari Lagi

Ya ampun ini blog jadi agak random wk maapin ((ya biarin aja lah ya)) Jiwa-jiwa fangirling bergejolak. Currently watching : Jadi ingin ke New York terus ga sengaja papasan sama artez korea. Thanks

Dokter dan Bahasa Awam

Halo, saya fina. hobi : pergi ke dokter. Sering banget loh pergi ke dokter, dan emang tingkat kepercayaanku sama dokter cukup tinggi, saya selalu percaya mereka lah perantara dari Allah untuk menyembuhkan kita -ya walaupun sebelumnya pasti kita akan melakukan self medication dulu, kalo nggak sembuh baru ke dokter-. setiap pergi ke dokter juga mayan excited, karena saya tau mereka pinter, dan yeah soon to be teman sejawat :)  Tapi, kemaren banget nih. pergi ke dokter di salah satu rumah sakit, dokter spesialis Gastrointestinal. Cerita detailnya panjang -ga juga sih-, tapi intinya : F : "Dok, kalau masuk angin gitu bagusnya sebenernya dikasih apa ya?" D : "Hmm saya sih nggak pernah tau istilah masuk angin ya, soalnya di buku-buku kedokteran juga nggak ada yang namanya masuk angin" terus langsung syok mayan sih, ceritanya kan saya orang awam dok,mana saya tau masuk angin di buku kedokteran apa? ya maksudnya kira-kira penyakit apa sih yang mungkin mun...

3 Hari Lagi

Aku sadar banget bahwa aku lebih memilih buat menulis daripada bicara. Mungkin seringkali karna ngga siap mendengar jawabannya kalau harus berbicara, kalau menulis kan banyak cara untuk "kabur" sebelum benar-benar siap membaca balasannya.