Langsung ke konten utama

Mari Melatih Kecerdasan Sebagai Pemilih Cerdas 2019!


Qadarullah ada tayangan debat pendukung capres-cawapres di Kompas TV pas aku dan Ranti lagi nyari nyari channel di TV. Buat aku pribadi, nonton debat itu takut-takut gimana gitu karna aku ngga begitu suka sama yang namanya pertengkaran tapi demi menjadi pemilih cerdas saya harus menonton demi pemikiran yang lebih ojektif haha.


Pada debat kali ini, memang diangkat tema millenials (kita banget kan), bagaimana cawapres bisa relate ke millenials, karena sekarang ini millenials sedang booming dan banyak mengeluarkan suara serta pendapatnya. Dan yang mewakili debat ini juga merupakan millenials dari dua kubu tersebut, seru banget ternyata. Alhamdulillah representatifnya pada pinter-pinter, setidaknya sama-sama bawa data ya bukan asal ngecap-ngecap aja. Tapi tetep keliatan sih yang mana yang lebih smart jawabnya (astagfirullah judging banget ya). Setelah sesi ini, jadi semakin sadar bahwa ternyata perlu nonton lebih banyak tontonan faedah seperti ini agar semakin tercerdaskan!

Sampai jumpa di Malam Produktif selanjutnya!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BEDA ANTARA SUKA, CINTA DAN SAYANG

BEDA ANTARA SUKA, CINTA DAN SAYANG Dihadapan orang yang kau cintai, musim dingin berubah menjadi musim semi yang indah Dihadapan orang yang kau sukai, musim dingin tetap saja musim dingin hanya suasananya lebih indah sedikit Dihadapan orang yang kau cintai, jantungmu tiba tiba berdebar lebih cepat Dihadapan orang yang kau sukai, kau hanya merasa senang dan gembira saja Apabila engkau melihat kepada mata orang yang kau cintai, matamu berkaca-kaca Apabila engkau melihat kepada mata orang yang kau sukai, engkau hanya tersenyum saja

17 years of Love Song

Apa yang muncul di benak lo pas baca title itu ? hahhaa pasti sesuatu yang romantis deh #soktau hahhaa jadi sebenernya ini tuh judul novel, pengarangnya sama kayak pengarang Summer Breeze (pasti tau lah). sebenernya dari cover luarnya tuh udah keliatan sendu banget gitu, gue liat novel ini waktu di stand nya puspa swara di islamic book fair kemaren, akhirnya gue beli lah ini buku dan ternyataa.. jreeng jreeng jreeeng.... gue nangis baca buku nya. sedih banget asal lo tau, sebenernya nggak tebel bukunya, tapi entah kenapa kayaknya tuh panjang banget ceritanya, dan lama, dan gue sangat terbawa sama ceritanya, sedih banget, gue sampe nangis terus sampe keinget-inget sama novel ini, aduuh emang lebai banget, tapi ya itu lah haha. jadi sinopsisnya gini... --Ada seorang anak laki-laki, namanya Leo, dia pindah ke kampung sama ibunya dari Jakarta, soalnya Orang Tuanya abis bercerai dan dia ikut ibunya pulang ke kampung halamannya di purwakarta, ini ceritanya setting tahun 91-an . terusnya , di...