Langsung ke konten utama

Tanjung Lesung!

Liburan beberapa bulan lalu saya dan keluarga saya menyempatkan diri berlibur sejenak ke Pantai. Awalnya kami berencana pergi ke Anyer, namun mengingat saat itu merupakan long weekend yang pastinya super penuh, maka kami mencari alternatif pantai yang tidak terlalu ramai, terpilih-lah Tanjung Lesung di ujung Provinsi Banten.

Saya sudah sering mendengar destinasi wisata Tanjung Lesung, sebelumnya juga saya pernah merencanakan berlibur bersama teman ke Tanjung Lesung namun terhambat transportasi, sedikitnya informasi, juga budget yang tidak sesuai hehehe. 

Walaupun ternyata sebenarnya ada beberapa opsi penginapan di sekitar tanjung lesung loh! jadi tidak usah khawatir. Untuk yang ingin menginap ala ala camping di pantai bisa memilih penginapan Tanjung Lesung Green Coral, kalau cari di internet sih bentuknya seperti tenda tenda yang dapat diisi oleh 2 orang, dengan fasilitas kasur di dalamnya. Menarik sekali kalau mau backpacker-an sama teman-teman dengan budget terbatas hihihi. Dan green coral ini letaknya persis di pantainya. 

Jadi, Tanjung Lesung itu merupakan sebuah komplek pantai gitu kali ya bisa di sebutnya, cukup jauh dari Anyer dan memang bisa dibilang eksklusif. Nah di dalam kompleknya ini ada area pantainya, yang memang bagusss banget, pasirnya putih dan bersih, dan tersedia beraneka ragam water sport, beginilah petanya :


Jadi ada berbagai pilihan watersport seperti kayak, banana boat, snorkeling, dan masih banyak lagi. Overall seru sih, saya dan adik saya ikutan snorkeling, harganya 100.000/orang selama kurang lebih 45 menit (kalau tidak salah), kemudian membayar biaya guidenya sebesar 35.000/guide karena saya dan adik saya baru pertama kali nyobain snorkeling. Sedihnya sih saya gabawa kamera bawah air, jadinya nggak bisa mendokumentasikan pemandangannya. Bagus sih, kadang guidenya juga ngambilin ikan ikan kecil yang warna warni buat kami liat.

Nah, untuk penginapannya, berhubung kami ber 7 dan ada bayi jadi kayaknya nggak mungkin buat nginep di green coral yang tadi saya sebutkan. Kami memilih penginapan melalui Traveloka dan terpilih-lah Kalicaa Villa dan memilih villa yang ada 2 kamar dengan kolam renang yang cukup luas untuk berenang (karena ada beberapa pilihan kolam renang, ada yang cuma buat celup celup kaki doang haha). 


Kira kira seperti itulah kolam renangnya, buat saya pribadi yang norak sih seru banget bisa berenang di dalem vila langsung dan tanpa ada stranger yang ngeliatin kita berenang. Villanya juga oke, bersih dan peralatan dapurnya lengkap mulai dari kompor, sampe piring dan sendoknya (Y).

Yang kurang sih sarapannya, menurut saya pribadi taste nya dan variasi sarapannya kurang banyak, tapi ya cukup lah, toh kita nggak lagi kulineran kan haha. Dan satu lagi yang kurang.......tempatnya jauh bangeeeeeet hahaha kira kira dari tangerang selatan 5 jam-lah, itupun udah pakai google maps karena kita nggak tau jalan haha. Tapi cukup worth it sih soalnya pas sampe sana tempatnya tenang dan terasing dari hingar bingar kota.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

19 Hari Lagi

Ya ampun ini blog jadi agak random wk maapin ((ya biarin aja lah ya)) Jiwa-jiwa fangirling bergejolak. Currently watching : Jadi ingin ke New York terus ga sengaja papasan sama artez korea. Thanks

Dokter dan Bahasa Awam

Halo, saya fina. hobi : pergi ke dokter. Sering banget loh pergi ke dokter, dan emang tingkat kepercayaanku sama dokter cukup tinggi, saya selalu percaya mereka lah perantara dari Allah untuk menyembuhkan kita -ya walaupun sebelumnya pasti kita akan melakukan self medication dulu, kalo nggak sembuh baru ke dokter-. setiap pergi ke dokter juga mayan excited, karena saya tau mereka pinter, dan yeah soon to be teman sejawat :)  Tapi, kemaren banget nih. pergi ke dokter di salah satu rumah sakit, dokter spesialis Gastrointestinal. Cerita detailnya panjang -ga juga sih-, tapi intinya : F : "Dok, kalau masuk angin gitu bagusnya sebenernya dikasih apa ya?" D : "Hmm saya sih nggak pernah tau istilah masuk angin ya, soalnya di buku-buku kedokteran juga nggak ada yang namanya masuk angin" terus langsung syok mayan sih, ceritanya kan saya orang awam dok,mana saya tau masuk angin di buku kedokteran apa? ya maksudnya kira-kira penyakit apa sih yang mungkin mun...

3 Hari Lagi

Aku sadar banget bahwa aku lebih memilih buat menulis daripada bicara. Mungkin seringkali karna ngga siap mendengar jawabannya kalau harus berbicara, kalau menulis kan banyak cara untuk "kabur" sebelum benar-benar siap membaca balasannya.