Langsung ke konten utama

Apa yang Membuat Bahagia?

Sebulan terakhir ini saya kembali dengan aktivitas olahraga rutin yang dulu sempat vakum, yaitu yoga. bagian favorit saya ketika yoga adalah savasana. apa itu savasana? yaitu bagian pendinginan atau relaksasi terakhir setelah kita beryoga. gerakannya sangat mudah, seperti dapat dilihat pada gambar dibawah, hanya berbaring se-relax mungkin, kemudian instruktur yoga saya biasanya akan mennarasikan instruksi-instruksi seperti tarik nafas dalam, dan buang pikiran negatif-negatif Anda, bayangkan hal-hal yang membuat Anda bahagia. 
gambar dari : yoga learning center

Nah! waktu yoga di tempat sebelumnya, ketika pose savasana ini kami tidak diinstruksikan untuk membayangkan hal-hal yang membuat kami bahagia, jadi hanya di putarkan lagu, dimatikan lampu, dan saya dapat dengan cepat tertidur... padahal pose savasana ini mungkin hanya dilakukan 5-10 menit. Ketika yoga di tempat yang baru inilah saya jadi berpikir-pikir, apa yang membuat saya bahagia? semalam, yang terlintas pertama kali di otak saya adalah saya berada di dalam rumah tempat saya menginap di Alexandria, dan membuka jendelanya ke luar dan tada.....



masih inget banget semilir anginnya, bau pantainya, dan subhanallah kenapa indah banget sih :') *maafkan ya anaknya suka susah move-on*. rasanya pengen cuma duduk-duduk sambil mimum teh dipinggir jendela ini, just killing time, seneng, nggak ada tugas yang harus dikerjain huhuhu, ketawa-ketawa sama temen serumah, ngetag mandi, main di pantai, dan seterusnyaaaaa~ ku kangen sekali. 

sebenernya banyak banget hal yang terpikirkan ketika diinstruksikan untuk membayangkan hal-hal bahagia, mulai dari membayangkan lagi tidur-tiduran di kamar di rumah, tiduran di sebelah bunda, ngobrol-ngobrol sama temen 'Pucuk Harum', sampe momen yang super spesifik seperti....hmm ya itulahya. alhamdulillah masih dikasih Allah kesempatan buat merasakan banyak momen bahagia di hidup ini, makasih loh yang udah bikin saya bahagia selama ini :') i appreciate that. 

Komentar

SIN mengatakan…
Seperti yang dilansir pada group chat "geng terpusat" beberapa tahun silam, tertulis: "Guys kalian akan tetep jadi temen gue selamanya ya........"

Postingan populer dari blog ini

20 tahun kemudian

siapa yang nggak inget tugas bahasa Indonesia dari Ustadzah Tati tentang cerita kamu 20 tahun ke depan? semua angkatan 7 nurul fikri boarding school pasti inget deh, soalnya tugasnya lucu banget, seorang bocah smp harus mengarang bagaimana hidupnya di 20 tahun ke depan, dan this is it, ini dia. (kalau ga salah ini lagi ada tugas tentang imbuhan deh atau kata sifat gitu, jadi pemakaian kata sifatnya agak lebai) Kamis, 11 Mei 2006 20 Tahun Kemudian (umur 33 , tahun 2026) Alhamdulillah, aku seorang dokter anak, yang membuka praktek di rumah. Telah menikah dengan seorang ikhwan yang telah mendapat hidayah dari Allah beberapa tahun lalu sebelum kami menikah. Aku menikah pada saat umur 23 tahun, sebenarnya aku ingin menikah pada umur 25 tahun, namun ya...sudah ada yang melamar, mau diapain lagi? Ok, sebuah rumah mungil nan indah adalah tempat tinggalku bersama dengan seorang suami yang berinisial "F" dan kedua orang anak perempuan dan lak-laki. Yang perempuan bernama L...

17 years of Love Song

Apa yang muncul di benak lo pas baca title itu ? hahhaa pasti sesuatu yang romantis deh #soktau hahhaa jadi sebenernya ini tuh judul novel, pengarangnya sama kayak pengarang Summer Breeze (pasti tau lah). sebenernya dari cover luarnya tuh udah keliatan sendu banget gitu, gue liat novel ini waktu di stand nya puspa swara di islamic book fair kemaren, akhirnya gue beli lah ini buku dan ternyataa.. jreeng jreeng jreeeng.... gue nangis baca buku nya. sedih banget asal lo tau, sebenernya nggak tebel bukunya, tapi entah kenapa kayaknya tuh panjang banget ceritanya, dan lama, dan gue sangat terbawa sama ceritanya, sedih banget, gue sampe nangis terus sampe keinget-inget sama novel ini, aduuh emang lebai banget, tapi ya itu lah haha. jadi sinopsisnya gini... --Ada seorang anak laki-laki, namanya Leo, dia pindah ke kampung sama ibunya dari Jakarta, soalnya Orang Tuanya abis bercerai dan dia ikut ibunya pulang ke kampung halamannya di purwakarta, ini ceritanya setting tahun 91-an . terusnya , di...