Langsung ke konten utama

Sabtu Bersama Bapak

Kali ini mau nge-review bukunya Adhitya Mulya yang judulnya "Sabtu Bersama Bapak" novel yang udah sering diliat banget apalagi di instagram haha kayaknya banyak banget yang update foto sama novel ini, karena banyak yang bilang bagus dan recommended jadilah penasaran dan akhirnya minjem temen buat baca, dan ternyata beneran bagus! 

Novelnya bagus! pertama sih dari covernya ya yang lucu dan simple. kedua dari judulnya, wah ada apa ini dengan bapak? tumben juga ya biasanya kan Ibu yang banyak diceritain. ketiga dari idenya! kreatif bangeet idenya :') 

Jadi novel ini menceritakan tentang sekeluarga bahagia, bapak, ibu, dan 2 orang anak laki-laki. Bapak ini terkena penyakit kanker dan cuma punya sisa hidup 1 tahun, maka bapak ini selama setahun membuat video-video agar menjadi bekal anak-anaknya kelak di masa depan agar bapak selalu ada disetiap tumbuh kembang anaknya *sweet banget bapaknya*. jadi setiap video itu berisi pesan-pesan yang jadi bekal untuk kehidupan anaknya. Nah, video tersebut selalu diputer setiap hari sabtu. jadi setiap hari sabtu, mereka punya jadwal untuk menonton video bapak, jadinya kebiasaan deh setiap hari sabtu mereka bertiga berkumpul di rumah dan menonton video bapak bareng-bareng :') 

videonya macem-macem isinya *berasa ikutan nonton* mulai dari pelajaran-pelajaran hidup sederhana sampai pelajaran-pelajaran hidup yang ekspert seperti ketika mereka akan menikah, dan menjadi bapak *karena kedua anaknya adalah laki-laki*. betapa bapak selalu menghadirkan dirinya walaupun jasadnya sudah tidak ada tapi tidak mengurangi hak anak-anaknya untuk mendapatkan pengajaran dari bapak mereka. 

Novel ini penuh dengan pelajaran hidup, berbobot sekali nggak asal novel yang cuma cerita cinta-cinta, tapi novelnya berpendidikan. recommended deh untuk dibaca :)


Komentar

Unknown mengatakan…
fin mau pinjem ini dong

Postingan populer dari blog ini

Psikologi UNPAD

Yak! Alhamdulillah saya sudah kelas 3 SMA, dan sepertinya sudah saatnya buat mikirin lebih serius mau ke universitas mana nanti, dan mau jurusan apa nanti, dan mau kerja apa nanti -,- . sebenernya gue agak males mikirin ini (aduh hidup gue~~) tapi ini harus, masa iya gue hidup mau terombang ambing sama arus laut gitu aja? nggak kan, yaudah jadi hari ini gue baru mencari-cari tentang satu fakultas yang sebenarnya sangat amat saya minati dibanding pilihan (dari orang tua dan kerabat-kerabat beserta tante dan kakak) yang lain. Dan gue ketiklah di mbah google "Fakultas Psikologi UNPAD" yeah :)) dan bermunculan berbagai macam sumber, ya ada yang menarik tapi ada juga yang belom memuaskan hati gue. Ini intinya :

17 years of Love Song

Apa yang muncul di benak lo pas baca title itu ? hahhaa pasti sesuatu yang romantis deh #soktau hahhaa jadi sebenernya ini tuh judul novel, pengarangnya sama kayak pengarang Summer Breeze (pasti tau lah). sebenernya dari cover luarnya tuh udah keliatan sendu banget gitu, gue liat novel ini waktu di stand nya puspa swara di islamic book fair kemaren, akhirnya gue beli lah ini buku dan ternyataa.. jreeng jreeng jreeeng.... gue nangis baca buku nya. sedih banget asal lo tau, sebenernya nggak tebel bukunya, tapi entah kenapa kayaknya tuh panjang banget ceritanya, dan lama, dan gue sangat terbawa sama ceritanya, sedih banget, gue sampe nangis terus sampe keinget-inget sama novel ini, aduuh emang lebai banget, tapi ya itu lah haha. jadi sinopsisnya gini... --Ada seorang anak laki-laki, namanya Leo, dia pindah ke kampung sama ibunya dari Jakarta, soalnya Orang Tuanya abis bercerai dan dia ikut ibunya pulang ke kampung halamannya di purwakarta, ini ceritanya setting tahun 91-an . terusnya , di...

Zomato Gold yang Menyatukan Kita

Thanks you Zomato Gold, yeah.  Hari kamis 7 Februari 2019 kemarin, saya ada meeting volunteer bersama dengan komunitas lain. Ceritanya, kita mau sharing dan membicarakan peluang kolaborasi antar dua komunitas, dan ya siap berjejaring lah ya :3  Nah! Salah satu kesulitan dalam meeting-meeting after-office-hours ini adalah memilih tempat makan yang tidak terlalu bising dan ramai agar rapatnya tetap kondusif. Thanks to Zomato Gold, sehingga kita bisa menemukan resto menarique dan sepi! Ada namanya restoran Senyum Indonesia, pas di sebrang pintu east mall Grand Indonesia. Dari luar resto ini nampak sangat fancy dan sepi, asumsinya makanannya akan mahal jadinya sepi, apalagi dekat Grand Indonesia (masa iya ngga mahal?). Tapi pas masuk ternyata ambience nya enak bangeet, lampunya temaram, tempatnya sepi, dan pas buka buku menu wow harganya tidak terlalu mahal, masih standar lah sama cafe cafe di Jakarta, info lengkapnya bisa buka zomatonya sendiri kali ya haha.  Ja...