Langsung ke konten utama

Al-Ilmu Qabla Amal

Bismillah

kemarin dapet materi ini saat mentoring, hmm cukup menyentuh soalnya emang selama ini suka sok tau tentang islam dan ketahuan banget ilmu saya tentang Islam masih sedikit tapi udah sok-sokan *astagfirullah maafkan saya ya Allah* 

sejujurnya lagi, saya baru dengar kalimat ini bahwa ilmu itu sebelum amal. kalau kita mau beramal itu harus punya ilmunya. sesuatu yang disampaikan tanpa ilmu itu lebih banyak mudaratnya, mungkin karena jatohnya hanya cenayang-cenayang, sok tau dan nggak ada dasarnya ya jadinya takut lebih banyak mudaratnya. semakin sedikit ilmu kita semakin mudah mengkafirkan orang dan merasa yang lain sesat dan menganggap hanya kita yang benar. Nah! ini banget sih, kadang kita menganggap misalnya sesuatu yang fanatik itu nggak bagus terus malah sesat kali tuh dll, sebenernya bisa aja nggak sesat, cuma kita nya aja yang nggak tau ilmunya, kita nya aja yang ilmunya masih sedikit dan berani-berani men-judge orang ini sesat atau bahkan merasa kita yang paling bener. 

kalau bahas ilmu, tau banget kan pasti dan sering denger sih mengenai Orang berilmu itu lebih tinggi derajatnya dibandingkan yang lain -Al-Mujadilah ayat 11. Intinya menuntut ilmu itu emang penting banget, karena kita harus punya ilmu dulu sebelum beramal, apalagi ilmu agama juga, jadi ya semua itu harus berbarengan, nggak ada yang harus lebih banyak porsinya atau lebih sedikit, kan seperti post-an dibawah yang tentang agama bahwa agama itu menyeluruh dan kita nggak boleh juga mengkotak-kotakan agama, jadi ya semua itu harus paralel. 

wallahua'lambissawab

Komentar

Anonim mengatakan…
JAWABAN MAKNA ADIL DALAM PERNIKAHAN

I. Bahwa seorang laki-laki itu boleh berpoligami (beristri lebih dari satu) itu jelas tersebut dalam Al Quran Surat An Nisa' 4:3).[1] Dan bahwa salah satu syarat adalah harus adil seperti ekplisit disebut dalam Al Quran dalam Surah dan ayat yang sama.[2] Adil dalam pengertian fiqh adalah keadilan yang bersifat formal seperti dalam menggilir dan memberi nafkah lahir. Jadi, bukan adil atau sama dalam kualitas cinta dan perasaan.[3] Karena syariat atau hukum fiqh menilai dhahirnya perbuatan, bukan batinnya.

II. Mungkinkah manusia atau suami dapat adil lahir batin terhadap istri-istrinya? Jawabnya adalah tidak mungkin. Dan itu tersebut jelas dalam Al Quran Surat An Nisa' 4:129.[4] Namun, ayat ini mengacu pada tidak mungkinnya seorang suami bersikap adil dalam rasa cinta kepada istri-istri. Karena adil seperti itu di luar kekuasaan manusia.

KESIMPULAN

Dalam menyatukan dua ayat yang tampik kontradiksi di atas yaitu QS An Nisa' ayat 3 dan An Nisa' ayat 129, ulama ahli fiqh dan ahli hadits sepakat bahwa menikah lebih dari satu atau poligami itu dibolehkan seperti tersurat dalam QS An Nisa' 4:3 dengan syarat harus adil dengan keadilan yang mungkin dilakukan suami. Yaitu, adil dalam jumlah menggilir dan memberi nafkah lahir. Adapun keadilan yang tidak mungkin dilakukan suami seperti adil dalam rasa cinta itu tidak menjadi syarat dalam berpoligami karena itu sulit atau tidak mungkin dilakukan seperti tersebut dalam QS An Nisa' ayat 129.
- See more at: http://www.alkhoirot.net/2012/01/makna-adil-dalam-poligami.html#sthash.0e2bMnDW.dpuf

Postingan populer dari blog ini

17 years of Love Song

Apa yang muncul di benak lo pas baca title itu ? hahhaa pasti sesuatu yang romantis deh #soktau hahhaa jadi sebenernya ini tuh judul novel, pengarangnya sama kayak pengarang Summer Breeze (pasti tau lah). sebenernya dari cover luarnya tuh udah keliatan sendu banget gitu, gue liat novel ini waktu di stand nya puspa swara di islamic book fair kemaren, akhirnya gue beli lah ini buku dan ternyataa.. jreeng jreeng jreeeng.... gue nangis baca buku nya. sedih banget asal lo tau, sebenernya nggak tebel bukunya, tapi entah kenapa kayaknya tuh panjang banget ceritanya, dan lama, dan gue sangat terbawa sama ceritanya, sedih banget, gue sampe nangis terus sampe keinget-inget sama novel ini, aduuh emang lebai banget, tapi ya itu lah haha. jadi sinopsisnya gini... --Ada seorang anak laki-laki, namanya Leo, dia pindah ke kampung sama ibunya dari Jakarta, soalnya Orang Tuanya abis bercerai dan dia ikut ibunya pulang ke kampung halamannya di purwakarta, ini ceritanya setting tahun 91-an . terusnya , di...

Psikologi UNPAD

Yak! Alhamdulillah saya sudah kelas 3 SMA, dan sepertinya sudah saatnya buat mikirin lebih serius mau ke universitas mana nanti, dan mau jurusan apa nanti, dan mau kerja apa nanti -,- . sebenernya gue agak males mikirin ini (aduh hidup gue~~) tapi ini harus, masa iya gue hidup mau terombang ambing sama arus laut gitu aja? nggak kan, yaudah jadi hari ini gue baru mencari-cari tentang satu fakultas yang sebenarnya sangat amat saya minati dibanding pilihan (dari orang tua dan kerabat-kerabat beserta tante dan kakak) yang lain. Dan gue ketiklah di mbah google "Fakultas Psikologi UNPAD" yeah :)) dan bermunculan berbagai macam sumber, ya ada yang menarik tapi ada juga yang belom memuaskan hati gue. Ini intinya :

20 tahun kemudian

siapa yang nggak inget tugas bahasa Indonesia dari Ustadzah Tati tentang cerita kamu 20 tahun ke depan? semua angkatan 7 nurul fikri boarding school pasti inget deh, soalnya tugasnya lucu banget, seorang bocah smp harus mengarang bagaimana hidupnya di 20 tahun ke depan, dan this is it, ini dia. (kalau ga salah ini lagi ada tugas tentang imbuhan deh atau kata sifat gitu, jadi pemakaian kata sifatnya agak lebai) Kamis, 11 Mei 2006 20 Tahun Kemudian (umur 33 , tahun 2026) Alhamdulillah, aku seorang dokter anak, yang membuka praktek di rumah. Telah menikah dengan seorang ikhwan yang telah mendapat hidayah dari Allah beberapa tahun lalu sebelum kami menikah. Aku menikah pada saat umur 23 tahun, sebenarnya aku ingin menikah pada umur 25 tahun, namun ya...sudah ada yang melamar, mau diapain lagi? Ok, sebuah rumah mungil nan indah adalah tempat tinggalku bersama dengan seorang suami yang berinisial "F" dan kedua orang anak perempuan dan lak-laki. Yang perempuan bernama L...