Langsung ke konten utama

Minggu ke 8 Tahap Ulat

Perjalanan mencari buddy ternyata susah susah gampang. Sejak dapet tantangan di hari kamis, mulai agak deg-degan takut ga dapet buddy, takut ga ada yang mau jadi buddy juga karna udah pada dapet buddy, dan sebagainya. Kemudian mikir-mikir, baiknya aku cari duluan atau nunggu aja ya? Tapi kemudian sepertinya saya harus coba cari duluan di hari kedua biar masih kebagian wkwk karna kan bisa aja ternyata kita ganjil jadi ada yang ga dapet buddy.

Alhamdulillah dengan izin Allah mencoba keluar dari zona nyaman, menghubungi Mba Muti yang sudah sempat berkenalan sebelumnya di sesi cari teman. Sama-sama di regional tangsel, dan sama-sama lahir di bulan November tapi beda 10 tahun masya Allah bisa pas gitu hihihi. Alhamdulillah lamaranku diterima! dan resmi lah aku mendapatkan buddy :') dan kita mulai menentukan jadwal buat saling curhat dan kemudian bertukar mind map untuk mempersiapkan bekal terbaik untuk buddy masing-masing.

Perjalanan mencari bekal juga tidak mudah gengs, karna sebenernya mind map kita agak berjauhan, jadi berdua ini sama-sama effort untuk belajar memahami mind map masing-masing haha akupun belajar lagi tentang dongeng, quality time, berpikir keras mencari bekal yang bisa bermanfaat untuk mba buddy hihihi

Saat sesi aliran rasa tiba, masya Allah seneng banget bisa berbagi rasa dan pandangan selama perkuliahan 8 minggu terakhir, mulai dari keluar dari zona nyaman, menjaga semangat di tengah kesibukan (qadarullahnya mba muti ini punya kegiatan di ranah publik a.k.a bekerja, jadi sama-sama sibuk dan butuh effort untuk mengerjakan setiap tugasnya), menyesuaikan ekspektasi dan realita, serta bersiap-siap untuk menghadapi perjalanan di buncek yang selanjutnya!

Nah, kemudian sesi tuker kado, tadaaa berikut kado yang saya berikan :


Masing-masing kadonya punya pdf maupun link pendukung, selain itu saya dapat kado yang istimewa sekali hari ini. Mba muti sampai effort tanya ke temen hr nya terkait materi saya :') aduuh alhamdulillah banget. Selain itu, beliau juga kasih rekomendasi lagu untuk menemaniku belajar dan ya sambil mengerjakan ini sambil dengerin lagu kiriman mba muti hihihi selain itu dikirimin juga rekomendasi co working space untuk nesis :) terharuu akutuu alhamdulillah.

Bener banget kata bu Septi, cobalah berikan dari hati, insya Allah akan sampai ke hati juga.

Kayaknya dari semua sesi Buncek, ini yang paling niat dan emosyonal wkwkwk since butuh beberapa step yang membuatku harus keluar dari zona nyaman!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

20 tahun kemudian

siapa yang nggak inget tugas bahasa Indonesia dari Ustadzah Tati tentang cerita kamu 20 tahun ke depan? semua angkatan 7 nurul fikri boarding school pasti inget deh, soalnya tugasnya lucu banget, seorang bocah smp harus mengarang bagaimana hidupnya di 20 tahun ke depan, dan this is it, ini dia. (kalau ga salah ini lagi ada tugas tentang imbuhan deh atau kata sifat gitu, jadi pemakaian kata sifatnya agak lebai) Kamis, 11 Mei 2006 20 Tahun Kemudian (umur 33 , tahun 2026) Alhamdulillah, aku seorang dokter anak, yang membuka praktek di rumah. Telah menikah dengan seorang ikhwan yang telah mendapat hidayah dari Allah beberapa tahun lalu sebelum kami menikah. Aku menikah pada saat umur 23 tahun, sebenarnya aku ingin menikah pada umur 25 tahun, namun ya...sudah ada yang melamar, mau diapain lagi? Ok, sebuah rumah mungil nan indah adalah tempat tinggalku bersama dengan seorang suami yang berinisial "F" dan kedua orang anak perempuan dan lak-laki. Yang perempuan bernama L...

17 years of Love Song

Apa yang muncul di benak lo pas baca title itu ? hahhaa pasti sesuatu yang romantis deh #soktau hahhaa jadi sebenernya ini tuh judul novel, pengarangnya sama kayak pengarang Summer Breeze (pasti tau lah). sebenernya dari cover luarnya tuh udah keliatan sendu banget gitu, gue liat novel ini waktu di stand nya puspa swara di islamic book fair kemaren, akhirnya gue beli lah ini buku dan ternyataa.. jreeng jreeng jreeeng.... gue nangis baca buku nya. sedih banget asal lo tau, sebenernya nggak tebel bukunya, tapi entah kenapa kayaknya tuh panjang banget ceritanya, dan lama, dan gue sangat terbawa sama ceritanya, sedih banget, gue sampe nangis terus sampe keinget-inget sama novel ini, aduuh emang lebai banget, tapi ya itu lah haha. jadi sinopsisnya gini... --Ada seorang anak laki-laki, namanya Leo, dia pindah ke kampung sama ibunya dari Jakarta, soalnya Orang Tuanya abis bercerai dan dia ikut ibunya pulang ke kampung halamannya di purwakarta, ini ceritanya setting tahun 91-an . terusnya , di...