Langsung ke konten utama

Jurnal Mingguan #2

Dari hasil penulisan jurnal kemarin, terdapat 3 aktivitas yang membuat saya bahagia, tapi kemudian setelah dipikir-pikir ada satu aktivitas yang membuat saya bahagia namun belum saya masukan ke dalam list yaitu jalan-jalan hahaha



Nah setelah tau aktivitas yang membuat kita bahagia, maka perlu di break-down keterampilan apa saja yang mendukung aktivitas tersebut untuk dibuat ke dalam 4 kuadran lagi. Sepertinya mau di breakdown dulu dari masing-masing aktivitas itu keterampila yang dibutuhkan apa aja ya :

Jalan-jalan :
1. Membuat itinerary
2. Event organizer
3. Taking picture!
4. Membuat cerita (biar jalan-jalannya bisa terdokumentasikan dengan tulisan juga)

Menjadi pendengar/tempat curhat teman-teman :
1. Kesabaran
2. Ilmu yang luaas, jadi bisa ngasih banyak insight buat teman-teman, ga cuma insight yang sifatnya teknis, tapi juga dari sisi agama --> banyak belajar agama juga

Tesis Magister MSDM :
1. Basic knowledge tentang SDM
2. Isu terkini terkait dunia SDM
3. Menulis report/laporan
4. Analytical and Critical Thinking

Berkegiatan di Relawan/Komunitas :
1. Mengelola Tim
2. Menciptakan ide baru
3. Time management

Setelah dapat semua keterampilan yang kira-kira dibutuhkan di masing-masing aktivitas, baru kita petakan kuy, pokoknya satu kata kuncinya adalah : BAHAGIA

Cari keterampilan yang dapat meningkatkan kebahagiaan mu! jadi nyambung banget ternyata sama pelajaran sebelumnya tentang suka dan tidak suka, kalau meningkatkan keterampilan di suka --> akan bahagia, kalau meningkatkan keterampilan di yang tidak suka --> maka jadi terampil dan dari tidak suka bisa jadi suka karna sudah trampil.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

19 Hari Lagi

Ya ampun ini blog jadi agak random wk maapin ((ya biarin aja lah ya)) Jiwa-jiwa fangirling bergejolak. Currently watching : Jadi ingin ke New York terus ga sengaja papasan sama artez korea. Thanks

Dokter dan Bahasa Awam

Halo, saya fina. hobi : pergi ke dokter. Sering banget loh pergi ke dokter, dan emang tingkat kepercayaanku sama dokter cukup tinggi, saya selalu percaya mereka lah perantara dari Allah untuk menyembuhkan kita -ya walaupun sebelumnya pasti kita akan melakukan self medication dulu, kalo nggak sembuh baru ke dokter-. setiap pergi ke dokter juga mayan excited, karena saya tau mereka pinter, dan yeah soon to be teman sejawat :)  Tapi, kemaren banget nih. pergi ke dokter di salah satu rumah sakit, dokter spesialis Gastrointestinal. Cerita detailnya panjang -ga juga sih-, tapi intinya : F : "Dok, kalau masuk angin gitu bagusnya sebenernya dikasih apa ya?" D : "Hmm saya sih nggak pernah tau istilah masuk angin ya, soalnya di buku-buku kedokteran juga nggak ada yang namanya masuk angin" terus langsung syok mayan sih, ceritanya kan saya orang awam dok,mana saya tau masuk angin di buku kedokteran apa? ya maksudnya kira-kira penyakit apa sih yang mungkin mun...

3 Hari Lagi

Aku sadar banget bahwa aku lebih memilih buat menulis daripada bicara. Mungkin seringkali karna ngga siap mendengar jawabannya kalau harus berbicara, kalau menulis kan banyak cara untuk "kabur" sebelum benar-benar siap membaca balasannya.