Langsung ke konten utama

Colmar Tropicale Berjaya Hilll Malaysia

Actually Colmar Tropicale ini sebenernya resort di daerah dataran tinggi di malaysia, namanya Berjaya Hills. Design dari Colmar Tropicale ini seperti desa desa di Eropa (katanya), dan ya emang lucuk banget sih tempatnya.

Untuk lebih jelasnya bisa lihat disini Colmar Tropicale

Dokumen Pribadi


Nah, bagaimana cara kita kesana?

1. Bisa dengan shuttle bus dari Berjaya Times Square di Bukit Bintang,

Ini diambil dari website tadi ya :

Rate
Adult: RM 60.00 nett
Child: RM 55.00 nett
One Way Berjaya Times Square to Colmar Tropicale (Inclusive of 1 entrance ticket to Japanese Village and Botanical Garden)
Rate
Adult/Child: RM 38.00 nett
One Way Colmar Tropicale to Berjaya Times Square
Rate
Adult / Child: RM 28.00 nett
*Above rate quoted are per person basis.
Term & Condition:
  • Pre-payment basis
  • Cancellation / Amendment are strictly not allowed once the ticket is issued.
  • All tickets sold are not refundable.
Addresses for both pick up and drop off point
Berjaya Times Square Hotel
1 Jalan Imbi 55100 Kuala Lumpur
Colmar Tropicale
KM48, Persimpangan Bertingkat Lebuhraya Karak
28750 Bukit Tinggi, Bentong, Pahang
2. Grab/Uber/Taxi
Ini cara termudah dan terpraktis buat menuju kesana hahaha karena nggak perlu nyesuain sama jadwal shuttle. Waktu itu saya dan keluarga pergi kesana menggunakan grab, dengan harga sekitar 80 RM udah plus nunggu kita sekitar 1 jam kalau nggak salah (lupa sejujurnya) tapi menurutku sih worth it soalnya kita ngga perlu pusing mikirin jadwal shuttle nya, tinggal duduk manis dan sampai deh hahaha #timmager.

Perjalanan dari KL ke Colmar Tropicale sekitar 1 jam, sepanjang jalan kita akan melewati Batu Caves yang terlihat dari jalan tol. Berjaya Hill ini juga letaknya ya sepertinya sama jauhnya kayak ke Genting Highland.

Nah kemudian, ada apa disana?

Jadi di komplek ini ada 3 tempat :
1. French Theme Resort
2. Japanese Village
3. Botanical Garden

Masing-masing dari tempat itu nggak bisa di hampiri dengan jalan kaki, artinya harus dengan shuttle atau kendaraan, soalnya tempatnya lumayan berjauhan.

Kalau kemarin, saya cuma ke French Theme Resort nya, foto-foto dan harus banget naik ke towernya! The Ultimate Photo haha


Yang bikin lucu sih sebenernya tembok temboknya yang gemes itu, istilah anak millenial sekarang instagram-able banget.

Nah kalau mau ke Japanese Village nya juga harus menyiapkan stamina karena jalannya jauuuhhh haha katanya sih disana bisa pinjem kimono dan berfoto-foto ala ala di Jepang.

Kalau penampakan depannya Japanese Villagenya sih seperti ini :


Beberapa hal yang gue sayangkan adalah :
1. Kita datengnya terlalu pagi hahahaha jadilah disana banyak yang belom buka, bahkan souvenir shopnya baru buka banget (sampe ngga ada kembalian), kayaknya ku sarankan sampai sana jam 12an aja deh biar aman, atau ya jam 11 lah ya.
2. Waktunya sempit, berhubung hari itu kita mau ke petronas jam 3 sore dan mau ke pasar seni siang harinya, jadi kita di colmar cuma bentar dan ngga sempet masuk ke Japanese Village nya (karna ternyata butuh jalan jauh dan kasian bunda kejauhan jalannya haha)

Jadi belum bisa nilai banyak sih darisini soalnya bener-bener cuma dateng, liat-liat dan foto-foto, ya jajan roti juga sih disana berhubung belum makan. Harga rotinya so so lah ngga mahal banget tapi juga ngga murah.

Tapi kalau penasaran dan pengen yang unik dari KL dan sekitarnya, ini patut di coba sih. See ya!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

20 tahun kemudian

siapa yang nggak inget tugas bahasa Indonesia dari Ustadzah Tati tentang cerita kamu 20 tahun ke depan? semua angkatan 7 nurul fikri boarding school pasti inget deh, soalnya tugasnya lucu banget, seorang bocah smp harus mengarang bagaimana hidupnya di 20 tahun ke depan, dan this is it, ini dia. (kalau ga salah ini lagi ada tugas tentang imbuhan deh atau kata sifat gitu, jadi pemakaian kata sifatnya agak lebai) Kamis, 11 Mei 2006 20 Tahun Kemudian (umur 33 , tahun 2026) Alhamdulillah, aku seorang dokter anak, yang membuka praktek di rumah. Telah menikah dengan seorang ikhwan yang telah mendapat hidayah dari Allah beberapa tahun lalu sebelum kami menikah. Aku menikah pada saat umur 23 tahun, sebenarnya aku ingin menikah pada umur 25 tahun, namun ya...sudah ada yang melamar, mau diapain lagi? Ok, sebuah rumah mungil nan indah adalah tempat tinggalku bersama dengan seorang suami yang berinisial "F" dan kedua orang anak perempuan dan lak-laki. Yang perempuan bernama L...

17 years of Love Song

Apa yang muncul di benak lo pas baca title itu ? hahhaa pasti sesuatu yang romantis deh #soktau hahhaa jadi sebenernya ini tuh judul novel, pengarangnya sama kayak pengarang Summer Breeze (pasti tau lah). sebenernya dari cover luarnya tuh udah keliatan sendu banget gitu, gue liat novel ini waktu di stand nya puspa swara di islamic book fair kemaren, akhirnya gue beli lah ini buku dan ternyataa.. jreeng jreeng jreeeng.... gue nangis baca buku nya. sedih banget asal lo tau, sebenernya nggak tebel bukunya, tapi entah kenapa kayaknya tuh panjang banget ceritanya, dan lama, dan gue sangat terbawa sama ceritanya, sedih banget, gue sampe nangis terus sampe keinget-inget sama novel ini, aduuh emang lebai banget, tapi ya itu lah haha. jadi sinopsisnya gini... --Ada seorang anak laki-laki, namanya Leo, dia pindah ke kampung sama ibunya dari Jakarta, soalnya Orang Tuanya abis bercerai dan dia ikut ibunya pulang ke kampung halamannya di purwakarta, ini ceritanya setting tahun 91-an . terusnya , di...