Langsung ke konten utama

seimbang harus seimbang

Hey long time no see :D

sepertinya akan menumpahkan banyak hal disini.
mabit :)
kegiatan yang bener-bener menjadi rutinitas gue akhir akhir ini, hampir tiap hari pergi ke nf, pulang pasti jam 9 malem, malah sering lebih, tapi emang ga pernah bosen, rasanya seru aja ketemu temen temen, seru seruan, ngobrol, belajar, pokoknya ga pernah merasa wasting time disana soalnya emang belajar terus kan disana kerjaannya. yaudah tapi semua hal itu pasti dan tetep aja ada sisi negatifnya kan~

Actually gue ambil 2 bimbel dan ya pasti ngerti deh, ini jadi berdampak buruk, gue jadi bolos terus bimbel yang satu ini, udah 4 kali berturut2 sama ini. tapi yang jadi masalah adalah sebenernya juga gue bolos bimbel gara2 mabit cuma 2 kali oi, waktu itu gara2 mau ujian akhir departemen, dan yang sekarang karena ada kelas wajib, tapi ya sepertinya memang kita itu ga boleh berat sebelah sih dalam menjalankan sesuatu, kalo mau ya harus rata, jangan berat sebelah soalnya ya sia sia kan, mending dari awal ambil satu aja. tapi ya yasudahlah udah terjadi.

sampai akhirnya ada yang ngomong intinya gue tuh keliatan banget kalo 80% dari kegiatan gue itu ke mabit. terus gue diem. gue gatau ini sindiran, atau penghargaan, tapi gue ga seneng. gue malah ga bangga. oi oi. terus gue malah jadi merasa bersalah. ini ga seharusnya, kenapa jadi berlebihan sih , bukannya Allah ga suka yang berlebihan ya? tapi beneran ini gue merasa kayaknya gue berlebihan banget, soalnya yang jadi masalah kan gue jadi menelantarkan salah satu bimbel itu, kecuali kalau gue tetep exist di bimbel yang satunya zz. intinya harus seimbang semuanya.

Tapi yang gue pikirkan juga adalah masalah prioritas. ya kadang kita emang punya prioritas masing masing kan akan suatu hal tapi tetep aja posri antara prioritas pertama dan kedua seharusnya ga berbeda jauh kan untuk menjadi manusia yang seimbang.

tapi selama kita enjoy dan bermanfaat sih menurut gue gapapa, intinya kan semua ke satu tujuan kan, jadi kalo kita udah niat banget ke salah satu mah ya maksimalin aja kan (?).
yaudah ini speak2 doang tapi harus dijalanin oi. yaudah doakan saya ya biar bisa seimbang hahaha :))

Komentar

Postingan populer dari blog ini

17 years of Love Song

Apa yang muncul di benak lo pas baca title itu ? hahhaa pasti sesuatu yang romantis deh #soktau hahhaa jadi sebenernya ini tuh judul novel, pengarangnya sama kayak pengarang Summer Breeze (pasti tau lah). sebenernya dari cover luarnya tuh udah keliatan sendu banget gitu, gue liat novel ini waktu di stand nya puspa swara di islamic book fair kemaren, akhirnya gue beli lah ini buku dan ternyataa.. jreeng jreeng jreeeng.... gue nangis baca buku nya. sedih banget asal lo tau, sebenernya nggak tebel bukunya, tapi entah kenapa kayaknya tuh panjang banget ceritanya, dan lama, dan gue sangat terbawa sama ceritanya, sedih banget, gue sampe nangis terus sampe keinget-inget sama novel ini, aduuh emang lebai banget, tapi ya itu lah haha. jadi sinopsisnya gini... --Ada seorang anak laki-laki, namanya Leo, dia pindah ke kampung sama ibunya dari Jakarta, soalnya Orang Tuanya abis bercerai dan dia ikut ibunya pulang ke kampung halamannya di purwakarta, ini ceritanya setting tahun 91-an . terusnya , di...

Psikologi UNPAD

Yak! Alhamdulillah saya sudah kelas 3 SMA, dan sepertinya sudah saatnya buat mikirin lebih serius mau ke universitas mana nanti, dan mau jurusan apa nanti, dan mau kerja apa nanti -,- . sebenernya gue agak males mikirin ini (aduh hidup gue~~) tapi ini harus, masa iya gue hidup mau terombang ambing sama arus laut gitu aja? nggak kan, yaudah jadi hari ini gue baru mencari-cari tentang satu fakultas yang sebenarnya sangat amat saya minati dibanding pilihan (dari orang tua dan kerabat-kerabat beserta tante dan kakak) yang lain. Dan gue ketiklah di mbah google "Fakultas Psikologi UNPAD" yeah :)) dan bermunculan berbagai macam sumber, ya ada yang menarik tapi ada juga yang belom memuaskan hati gue. Ini intinya :

20 tahun kemudian

siapa yang nggak inget tugas bahasa Indonesia dari Ustadzah Tati tentang cerita kamu 20 tahun ke depan? semua angkatan 7 nurul fikri boarding school pasti inget deh, soalnya tugasnya lucu banget, seorang bocah smp harus mengarang bagaimana hidupnya di 20 tahun ke depan, dan this is it, ini dia. (kalau ga salah ini lagi ada tugas tentang imbuhan deh atau kata sifat gitu, jadi pemakaian kata sifatnya agak lebai) Kamis, 11 Mei 2006 20 Tahun Kemudian (umur 33 , tahun 2026) Alhamdulillah, aku seorang dokter anak, yang membuka praktek di rumah. Telah menikah dengan seorang ikhwan yang telah mendapat hidayah dari Allah beberapa tahun lalu sebelum kami menikah. Aku menikah pada saat umur 23 tahun, sebenarnya aku ingin menikah pada umur 25 tahun, namun ya...sudah ada yang melamar, mau diapain lagi? Ok, sebuah rumah mungil nan indah adalah tempat tinggalku bersama dengan seorang suami yang berinisial "F" dan kedua orang anak perempuan dan lak-laki. Yang perempuan bernama L...