Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2019

Movie Time!

Nonton bioskop merupakan hal yang cukup menarik untuk saya pribadi, karena kita bisa menikmati film secara maksimal di layar yang super lebar, kemudian kursi dan ac yang juga super nyaman, membuat penonton merasakan sensasi yang berbeda apabila dibandingkan dengan nonton di rumah. Seperti biasa, demi melihat movie di bioskop, saya selalu nari tahu dulu ada promo apakah hari ini, pokoknya asas kebermanfaatan banget lah ya. Ternyata alhamdulilah ada promo 50% nya traveloka! Murah banget kaaann, jadilah kami pesan via online terlebih dahulu, hal yang paling lucu ketika pesen adalah ternyata saya salah jadwal, pantesan kok kursi yang saya teman saya pesan bisa ga sebelahan ((kan konyol aja)). Akhirnya karena sudah terlanjut kebeli, saya lelang lah, bahkan sampai saya jual superp murah biar ga mubadzir, apadaya tida ada yang mau beli :') uang ku yang tadinya ingin hemat malah terbuang percuma hiks. Jadi, pelajaran yang dapat diambil adalah besok-besok kalau lihat tanggal itu ha

Alokasi Waktu dan Uang

Setelah kupikir-pikir, logika dasar matematika yang banyak saya gunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah terkait alokasi waktu, biaya transportasi, dan promo-promo. Mengapa demikian? Saya juga tidak tahu haha. Kebetulan hari ini juga saya akan bercerita terkait alokasi waktu dan biaya transportasi. Saya sering dihadapkan pada saat-saat dimana jadwal ‘ketemu orang’ nya mepet-mepet, misalnya siang jam 13.00 harus di kampus, sedangan 13.30 harusnya sudah bertemu dengan agenda lain di luar kampus, sehingga ketika acara di kampus selesai jam 14.00 saya harus buru-buru mencari moda transportasi ke tempat selanjutnya dan biayanya juga masih masuk akal. Seperti saat itu, jam 14.00 saya masih berpikir ini naik gojek 14ribu atau naik transjakarta 3500, tapi kalau transjakarta akan lama, dan harus jalan lagi dari halte ke tkp sekitar 15 menit, dan itu akan sangat takes time. Naik gojek pastinya akan lebih cepat tapi mahal, tapi demi komitmen tidak datang diatas jam 15.00, maka saya putusk

Meet Up!

Agenda hari ini adalah meet up bersama pengantin baru! Sekedar makan bareng sama Ranti itu jadi jarang banget dilakukan akhir-akhir ini, akhirnya kita menyempatkan waktu untuk ketemu after office hour dan pastinya gamau jauh-jauh dari tempat kita tinggal, maka diputuskanlah bertemu di Kalibata. Seperti biasa ku mencari cari promo cashback go pay demi penghematan hidup ini. Setelah itu kita ngobrol ngalor ngidul, tentang awal-awal kehidupan berumah tangga nya dia, tentang kuliah gue yang semakin syusyah dan tentang agenda-agenda lain geng kita bersama. Most of the time, ketika Ranti lagi curhat, otak ini suka refleks untuk berpikir bagaimana solusi logis dari permasalahan yang ia hadapi, padahal terkadang perempuan itu ingin cerita hanya ingin didengarkan saja, seperti saat saya bercerita tentang teman kuliahku, ranti langsung terpikir “jangan-jangan dia suka kali fin sama cowoknya”, ya kalau dipikir make sense juga sih, kenapa aku bahkan ngga kepikiran ya hubungan sebab-akiba

Kejar-kejaran dengan waktu

Hari ini agenda juga cukup penuh dan padat, setelah selesai kuliah ada acara tour de museum dan makan pempek! Museum yang kita kunjungi kali ini adalah museum djoeang 45 di Menteng Raya ((sebelah kampuss)), alhamdulillah ada potongan diskon untuk Mahasiswa jadi Cuma 3000 saja!   Berhubung lagi bener-bener irit karena sudah memasuki masa akhir bulan ((padahal baru tengah bulan wkwk)), jadi diskon mahasiswa benar-benar dimanfaatkan! Setelah selesai dari museum djoeang, kiat pergi ke tempat makan pempek enak di megaria. Alhamdulillah nya lagi ada paket promo 20rb dapat 3 pempek dan satu minum, sebagai orang yang lagi irit, otak ini segera memproses hitung-hitungan 20rb apakah worth it atau tidak, dan ternyata menurutku pribadi worth it sih, karena pempeknya juga ngga kecil, dan minuman estee. Jadi, 20rb itu bisa hemat banget loh dapet pempek include minumnya! Biasanya kan pempeknya dijual satu satu jadi jatohnya mahal tapi kalau memang sudah suka sih pasti tetep dibela-belain beli ya.

Mengalokasikan Waktu

Day Three! Hari ketiga di Jogja, atau hari terakhir. Masih dengan itinerary yang sudah di modif dan dengan berbagai perhitungan jam, akhirnya kita putuskan kalau maksimal harus berangkat dari hotel ke bandara adalah pukul 2 siang, maka hari itu saya tarik mundur dari jam 2 siang untuk membuat itinerarynya (sebenarnya sudah ada, tapi butuh banyak modifikasi). Akhirnya ku putuskan untuk pergi ke Taman Sari pukul 8.30 pagi, kira-kira 1-2 jam kesana lanjut ke tempo gelato, dan berakhir di hamzah batika atau dulu dikenal dengan nama Mirota Batik! Sejujurnya hari itu bener-bener pindah-pindah banget sambil sebentar-sebentar melihat ke jam di hp agar ngga bablas keasyikan belanja yang ada malah ngaret sampe rumah sebelum jam 2 siang. Untuk menghemat waktu juga, kita beli McD drive thru biar cepat dan gampang. Menurut saya, mengalokasikan waktu, berpikir durasi dan ritme perjalanan merupakan suatu bentuk matematika logis, bagaimana menghitung secara sederhana dengan mempertimbangkan real

Strict to Itinerary!

Perjalanan ke Jogja kali ini, saya sebagai PICnya (setiap jalan-jalan keluarga lebih tepatnya). Saya benar-benar mengkalkulasi jam berapa harus berangkat, agar jam 1 siang kita bisa pas sampai di museum coklat monggo (karena acara di museum ini kudu reservasi, jadi harus on time), dengan pertimbangan paginya mau jalan2 candi terlebih dahulu. Pemilihan candi juga pastinya berdasarkan budget hehe, karena kita bukan penikmat batu-batuan candi dan hanya ingin berfoto serta melihat-lihat, maka kita pilih candi yang harganya murah dan deket pintu aja gaperlu jauh-jauh seperti prambanan ataupun ratu boko, dan it worked! Candinya juga tetep bagus kok kalau di foto walaupun masuknya murah aja ehhehehehe. Setiap candi saya batasi sekitar setengah sampai 1 jam saja, biar itung-itungan jam nya pas hehe. Alhamdulillahnya sampai di museum coklat monggo tepat jam 1 siang, sampai harus ijin solat dulu karena belum sempat solat di jalan. Alhamdulillahnya itinerarynya terlaksana sesuai jadwal dan

Seni Packing Dalam Traveling

Alhamdulillah weekend kedua di bulan Februari ini bisa dihabiskan di Jogjaa! Insya Allah akan menghabiskan 3 hari di Jogjaa, maka dari itu kudu packing terlebih dahulu dong, dan karena saya tim antiribet, jadilah packing itu bener-bener packing biar satu tas muat banyak hal. Pertama saya biasanya menggulung baju biar ga banyak makan tempat, dan meletakan baju yang besar di paling bawah, atau terkadang baju yang terakhir akan dipakai di paling bawah, baru terakhir itu kerudung karena tipis dan bisa digulung-gulung kecil dan baju dalam. Selain mempertimbangkan besarnya baju, saya juga mempertimbangkan volume dari tiap cairan yang dibawa, khususnya facial wash dan toner hihihi biar ngga disita di bandara, maksimal 100 ml~ Selain itu, menujur bandara dari rumah terdapat berbagai macam moda transportasi, demi penghematan bersama, saya mencari alternatif moda transportasi yang paling murah dan tidak ribet hehe maklum kita ber 4, kalau naik damri sepertinya akan ribet naik turun, jadi k

Promo lagi, plis

Keseharian ku hanya berkutat dari mencari promo satu dengan yang lainnya hahaha. Ceritanya kali ini meeting lagi di BXC, salah satu tempat fav since 2016 kayaknya. Sering banget kesini pulang kantor, wah apalagi dulu tuh udah kayak hampir tiap minggu dan bahkan emang dijadwalin untuk meeting bareng anggas (yg skrg udh pny anak) dan tika (yg skrg lg di belanda) untuk kongkow seru nan faedah disini. Oke, malah jadi ngawur kan ceritanya. Karena ingin makan yang murah meriah, saat sampai di BXC ku membuka gojek dan melihat promo near me, dan terlihat lah merchant mana saja yang menawarkan cashback 30% ha ha ha.Walaupun ramai mengantre, tapi ku tetap membelinya ya demi promo 30%, karena kalau dipikir-pikir memang lumayan banget, 30% nya kan bisa ku pakai untuk naik gojek tiap pagi :3  Semenjak ada cashback, sepertinya perhitungan matematika khusus sub bab diskonan semakin terlatih. Mungkin anak-anak harus diajarkan mencari tempat-tempat yang banyak diskonnya untuk melatih berhitung

Zomato Gold yang Menyatukan Kita

Thanks you Zomato Gold, yeah.  Hari kamis 7 Februari 2019 kemarin, saya ada meeting volunteer bersama dengan komunitas lain. Ceritanya, kita mau sharing dan membicarakan peluang kolaborasi antar dua komunitas, dan ya siap berjejaring lah ya :3  Nah! Salah satu kesulitan dalam meeting-meeting after-office-hours ini adalah memilih tempat makan yang tidak terlalu bising dan ramai agar rapatnya tetap kondusif. Thanks to Zomato Gold, sehingga kita bisa menemukan resto menarique dan sepi! Ada namanya restoran Senyum Indonesia, pas di sebrang pintu east mall Grand Indonesia. Dari luar resto ini nampak sangat fancy dan sepi, asumsinya makanannya akan mahal jadinya sepi, apalagi dekat Grand Indonesia (masa iya ngga mahal?). Tapi pas masuk ternyata ambience nya enak bangeet, lampunya temaram, tempatnya sepi, dan pas buka buku menu wow harganya tidak terlalu mahal, masih standar lah sama cafe cafe di Jakarta, info lengkapnya bisa buka zomatonya sendiri kali ya haha.  Jadi, lanjut ke

Temukan Matematika Logis di Sekitarmu!

Mengikuti kelas Bunsay merupakan tantangan tersendiri, di tengah kesibukan kuliah yang semakin hari semakin ketat ini *tidaaaaaaak*, tapi tetap harus 'mantengin' group bunsay apalagi pas lagi sesi kasih materi dan bahas tugas, karena ku sudah skip di satu sesi di level 3 kalo ngga salah, yang berawal dari tidak mantengin group, menjadi tidak mengerti tugasnya apa, sehingga tida bisa mengerjakan games level itu dengan baik, bhaik... Nah! Tantangan di Level 6 ini semakin menantang ya hahaha semakin sadar bahwa menjadi Orang tua itu sulit gaes. Kali ini kita diajak untuk latihan bagaimana mengenalkan dan mengajarkan matematika logis kepada Anak. Matematika logis itu apa sih? Lebih ke arah logika berpikir secara matematis, jadi goal nya adalah membuat anak suka matematika, bukan cuma bisa dan jago, tapi suka. Harapannya, dari kecil anak sudah diajarkan terbiasa dengan bermain matematika logis, sehingga kedepannya anak akan lebih mudah untuk menyerap pelajaran matematika. J